MOTTO SMA NEGERI 1 TILATANG KAMANG "BERBUDI PEKERTI DAN BERPRESTASI"

21 Mei 2015

Yusra, Anak Buruh Tani Peraih Nilai UN Tertinggi Kabupaten Agam

Assalamu'alaikum ww

Salam "Smantika"
Yusra, demikian nama lengkap dari buah hati pasangan Awaludin dan Marianis warga Jorong Koto Malintang, Nagari Koto Tangah, Kecamatan Tilatang Kamang yang tercatat sebagai siswa kelas XII pada SMAN 1 Tilatang Kamang, meraih nilai Ujian Nasional (UN) tertinggi tingkat SLTA se- Kabupaten Agam tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah nilai 531 untuk enam mata pelajaran, rata-rata 88, 50. Disela-sela kesibukannya mengurus keperluan administrasi di SMAN 1 Tilatang Kamang, Senin (18/5) saat ditemui Singgalang mengatakan, sebelumnya ia tidak menyangka akan memperoleh nilai UN tertinggi untuk tingkat SMA/SMK/MA se-Kabupaten Agam. "Saya pertama kali mendapat berita mengharukan itu dari teman-teman sesama kelas XII. Pada Walnya saya tidak percaya dengan apa yang disampaikan teman-teman itu, karena menurut saya ada teman di sekolah lain yang mungkin kemampuan akademiknya melebihi saya sendiri. Seletelah mendapat informasi langsung dari kepala SMAN 1 Tilatang Kamang, Bapak Edi Rahmana yang menyampaikan bahwa saya mendapatkan nilai tertinggi UN se-Agam, saat itu secara spontan saya terharu sambil meneteskan air mata. Kabar gembita itu pun akhirnya diketahui oleh semua guru, teman dan pegawai lainnya, dan informasi itu juga disampaikan pihak sekolah kepada orangtua saya sendiri. Alhamdulillah....! Allah SWT sudah memberikan nikmat yang tak ternilai harganya itu kepada saya dan keluarga. Hanya berasal dari keluarga sederhana, bapak saya bekerja sebagai buruh tani menerima upah dari orang lain dan ibu juga membantu bapak bekerja di sawah dan ladang orang lain, sungguh itu merupakan anugerah yang sangat tinggi dari Allah untuk keluarga kami. Sungguh semuanya itu diluar dugaan. Dari enam mata pelajaran yang di UN-kan nilai saya yaitu, bahasa Indonesia 95, 9, Matematika 90, bahasa Inggris 72, 9, Fisika 94, 7, Kimia 82, 5 dan Biologi 95. Pada sisi lain saya juga bersyukur karena lulus SNMPTN pada dua perguruan tinggi, yaitu D4 Teknik Elektro Industri Politeknik Elektronika Negeri Surabaya dan Politeknik Chevron Riau. Melalui berbagai pertimbangan dan saran dari orangtua dan guru, saya tetapkan pilihan mengambil D4 Teknik Elektro Industri Politeknik Elektronika Negeri Surabaya,"kata remaja jurusan IPA kelahiran 23 November 1996 itu sambil tersenyum. Memang selama menimba ilmu di SMAN 1 Tilatang Kamang saya berada pada peringkat 1 dan 2 bergantian di kelas, namun jika dibanding dengan teman-teman di sekolah lain tidak terbayangkan kalau saya berhasil meraih nilai tertinggi. Dari prestasi yang saya peroleh sebagai peringkat pertama dan kedua di kelas sejak dari kelas X sampai kelas XII saya mendapatkan beasiswa dari alumni SMAN 1 Tilatang Kamang. Saya sangat bangga dengan almamater sendiri SMAN 1 Tilatang Kamang karena guru-gurunya yang ramah, penuh dedikasi, gigih, penuh tanggungjawab serta kegiatan keagamaan yang banyak untuk siswa. Kepada adik-adik kelas X dan XI saya pesankan agar selalu mengikuti kegiatan belajsr dengan baik. Patuhilan semua nasehat guru, karena apa yang beliau sampaikan itu sangat bermanfaat untuk kita masa depan,"ulas Yusra. Sementara itu Kepala SMAN 1 Tilatang Kamsng, Edi Rahmana mengatakan, atas keberhasilan Yusra meraih nilai UN tertinggi maka lembaga bimbingan belajar Ganesha Operation (GO) Bukittinggi tempat dia mengikuti bimbel memberikan reward sebesar Rp 1 juta. Dan dari sekolah pun diberikan dana tunai sebagai ucapan selamat atas prestasi yang diraihnya.(Maswir C.singgalang/Wed Web Disdikpora)

0 komentar:

Posting Komentar